22 Januari 2024 10:28 am

8 Tips Merawat Tanaman Anggrek

8 Tips Merawat Tanaman Anggrek
Anggrek adalah jenis tanaman angiosperma yang tergolong dalam famili Orchidaceae. Tanaman ini dikenal karena keindahan bunganya yang beragam dan unik. Anggrek memiliki akar khusus yang disebut rimpang, daun yang sering berkumpul dalam roset, dan bunga yang umumnya simetris. Anggrek juga menjadi salah satu tanaman hias yang populer di dunia, terdapat ribuan jenis anggrek yang tersebar di seluruh dunia, dengan berbagai warna, bentuk, dan ukuran bunga. Meskipun demikian, anggrek terkenal sebagai tanaman yang sulit untuk dirawat. Padahal sebenarnya merawat anggrek tidak selalu sulit, tetapi memerlukan perhatian khusus terhadap beberapa faktor.

Nah, jika Anda punya atau tertarik merawat anggrek di rumah, yuk simak beberapa tips perawatan yang bisa Anda ikuti agar bunga anggrek Anda dapat tumbuh subur dan berbunga dengan cantik.

  1. Pencahayaan Yang Optimal

-
Anggrek menyukai cahaya matahari secara tidak langsung sepanjang hari. Letakkan anggrek di tempat yang mendapat cahaya indirek yang cukup, hindari sinar matahari langsung yang dapat merusak daun. Periksa warna daunnya dengan lebih sering, jika warnanya mulai menggelap itu tandanya tanaman ini membutuhkan lebih banyak cahaya.


2. Pemilihan Pot yang Sesuai

-
Pilih pot dengan lubang drainase untuk menghindari genangan air, yang dapat menyebabkan akar busuk. Selain itu apabila akarnya telah tumbuh melebihi pot atau mulai merambat di sisi pot, maka pot perlu diganti karena sudah terlalu kecil.


3. Penyiraman yang Tepat

-
Siram anggrek ketika media tanamnya mulai kering dan jangan menyiram anggrek setiap hari karena dapat membuat akarnya menjadi busuk. Jika akarnya berwarna hijau cerah, itu berarti anggrek telah mendapatkan air yang cukup, tetapi jika warnanya mulai memutih, berarti anggrek kekurangan air dan perlu disiram. Saat menyiram pastikan juga tidak ada air yang menggenang di dalam pot.


4. Media Tanam yang Cocok

-
Media tanam sangat berpengaruh terhadap kesuburan bunga anggrek. Maka dari itu Anda harus menggunakan media tanam yang baik, yang memungkinkan drainase yang efisien untuk mencegah rimpang anggrek dari kelembapan berlebihan. Gunakan media tanam yang bernafas, seperti serbuk kayu atau campuran serat kelapa, untuk memberikan kondisi yang optimal bagi akar anggrek.


5. Perhatikan Suhu dan Kelembapan

-
Bunga Anggrek menyukai lingkungan dengan kelembapan yang tinggi dan suhu ruangan yang nyaman. Semrotkan air di sekitar anggrek atau letakkan wadah air di dekatnya untuk menjaga kelembapannya. Jaga suhu lingkungan yang stabil, karena perubahan suhu yang ekstrem dapat mempengaruhi proses mekar bunga. Anggrek biasanya menyukai suhu sekitar 18-24 °C.


6. Pupuk Secara Teratur

-
Cara merawat anggrek agar tumbuh subur dan berbunga yang perlu Anda ingat dan lakukan yaitu memberikan pupuk secara rutin. Berikan pupuk khusus anggrek secara teratur selama musim pertumbuhan aktif untuk memberikan nutrisi yang dibutuhkan. Anda bisa memberikan pupuk NPK karena sudah mengandung 3 unsur penting yang diperlukan tanaman anggrek yaitu nitrogen, fosfor dan kalium. Selain itu Anda juga dapat memberikan pupuk cair yang disemprotkan pada daunnya.


7. Pemeliharaan Tanaman

-
Pemangkasan bunga atau daun yang mati atau sudah layu dapat merangsang pertumbuhan baru dan membantu tanaman memusatkan energi pada mekarnya bunga. Selain itu, Anda juga dapat memotong akar yang sudah kering atau mati, tetapi harus berhati-hati jangan sampai terlalu dalam karena dapat berbahaya bagi tanaman anggrek tersebut. Dan jangan memotong akar tanaman yang mulai merambat di atas pot karena dapat membuat akar tersebut menjadi busuk karena terinfeksi jamur atau bakteri. Batang tanaman anggrek yang sudah tua juga dapat Anda pangkas agar bunga yang baru dapat muncul. Pastikan alat yang Anda gunakan untuk memangkas tajam dan steril.

8. Cek Kesehatan Tanaman

-
Tips merawat tanaman anggrek yang terakhir yaitu dengan memeriksa kesehatan tanaman dengan rutin, pastikan apakah ada tanda-tanda penyakit atau serangan hama. Hama yang diketahui dapat mengganggu pertumbuhan tanaman anggrek adalah kutu daun, agas jamur, kutu putih, tungau dan lalat putih. Apabila ada tanda-tanda hama tersebut harus segera ditangani, yaitu dengan menyemprotkan air sabun, air cuci piring atau dengan pestisida.


Dengan pemahaman yang baik tentang kebutuhan spesifik tanaman dan konsistensi dalam perawatan, merawat anggrek dapat menjadi tugas yang memuaskan. Meskipun membutuhkan perhatian, kebanyakan orang dapat berhasil merawat anggrek denganbaik. Selain itu, dengan merawat tanaman anggrek, Anda dapat mendapatkan keindahan visual dan merasakan kepuasan pribadi serta kontribusi positif terhadap lingkungan dan kehidupan sehari-hari Anda.
Blog Post Lainnya
Social Media
Alamat
+62 821-3538-6962 (WA)
temanflorist@gmail.com
Office : Jalan Lemah Gempal No 27 Semarang (Buka 08.00 s.d 20.00 WIB)
Metode Pembayaran
-
-
-
-
-
-
@2024 Flosela - Toko Bunga dan Parcel Semarang Inc.